Jumat, 09 November 2012

SOAL DAN JAWABAN TENTANG PENELITIAN


1.       Jelaskan perbedaan karakter antara penelitian kuantitatif dengan penelitian kualitatif!

a.             Penelitian kuantitatif disebut juga penelitan rasionalistik, fungional, positivisme, dan penelitan dengan pola pencarian kebenaran dari luar. Penelitian kualitatif disebut juga penelitian naturalistik, interpretatif, konstruktivis, naturalistik-etnografik, pendekatan fenomenologis dan penelitian dengan pola pencarian dari dalam.
b.            Penelitian kuantitatif mengisolasi variabel-variabel dan kemudian menghubungkannya dalam hipotesis. Selanjutnya menguji hipotesis itu dengan data yang dikumpulkan. Sebaliknya, penelitian kualitatif memulai kegiatannya dengan konsep-konsep yang sangat umum, kemudian selama penelitian, konsep-konsep yang sangat umum itu diubah-ubah dan direvisi sampai bertemu dengan kesimpulan yang sangat kuat. Dengan kata lain, variabel ditemukan dan dirumuskan kembali, bukan di awal.
c.             Dalam penelitian kuantitatif variabel-variabel menjadi alat atau komponen utama dalam melakukan analisis, sedangkan dalam kualitatif, variabel merupakan produk penelitian yang ditemukan kemudian.
d.            Dalam kegiatannya, penelitian kuantitatif memandang melalui lensa kecil, melihat dan memilih serta memperhatikannya hanya beberapa buah variabel saja. Sebaliknya, penelitian kualitatif menggunakan lensa besar dan menampak serta memperhatikan pola-pola saling berhubungan antara berbagai variabel yang sebelumnya belum pernah ditemukan. Pendekatan kualitatif adalah pendekatan holistik, menyeluruh.
e.             Dalam pengumpulan data, penelitian kuantitatif menggunakan instrumen yang ditentukan terlebih dahulu, dan instrumennya sangat tidak fleksibel dan juga tidak reflektif yaitu tidak mengandung interpretasi. Penelitian kualitatif menjadikan peneliti sendiri sebagai instrumen penelitian untuk mengumpulkan data atau informasi. Peneliti diminta luwes dan mampu membuat atau memberikan pandangan sendiri atas hal-hal atau fenomena-fenomena yang dilihatnya.
f.             Penelitian kuantitatif menuntut jawaban yang pasti, jelas, tidak ambigu, dan oleh karena itu instrumen dalam bentuk kuesioner mungkin sangat tepat dalam pengumpulan data. Sebaliknya dalam penelitian kualitatif masalah penelitian tidak dapat di formulasikan secara jelas dan jawaban dari responden juga sangat kompleks, sehingga wawancara mendalam mungkin sangat efektif dalam pengumpulan data.
g.            Pada umumnya penelitian kuantitatif bermain dengan angka-angka, yaitu mengkuantifikasi sampel terhadap populasi, dan mengangkakan karakteristik variabel-variabel penelitian. Penelitian kualitatif tertarik dengan konsep-konsep, bukan berapa kalinya sesuatu.
h.            Penelitian kuantitatif kelihatannya dihubungan dengan ilmu-ilmu alamiah sehingga metode ini dianggap metode ilmiah, dan menganggap metode kualitatif yang tidak dihubungkan dengan ilmu-ilmu alamiah, tidak ilmiah.
i.              Desain penelitian kuantitatif bersifat tetap (permanent), misalnya besarnya sampel, dan siapa yang dan bagaimana memperoleh sampel, pada umumnya tidak dapat diubah-ubah. Pada penelitian kualitatif desain penelitian hanya bersifat sementara, dan diubah terus menerus selama proses penelitian.
j.              Hasil penelitian kuantitatif dirumuskan hanya berdasarkan data yang ada, sedangkan penelitian kualitatif hasil perumusan setelah dikonsultasikan, dimusyawarahkan dan disepakati bersama antara peneliti dan responden.
k.            Pada penelitian kuantitatif pengidentifikasian variabel, dan perumusan hipotesis pada umumnya didasarkan pada teori-teori atau konsep-konsep yang telah ada. Pada penelitian kualitatif perujukan teori dan konsep seperti itu sangat dibatasi pada langkah-langkah awal, tetapi teori atau konsep itu dipakai dalam analisis data dan perumusan pola-pola temuan.
l.              Dalam pendekatan kuantitatif diasumsikan bahwa peneliti tahu arti suatu perbuatan yang dilakukan oleh orang-orang yang sedang diteliti. Tetapi dalam penelitian kualitatif, arti atau makna suatu tingkah laku menurut orang yang melakukannya, bukan menurut orang yang meneliti.
m.          Perumusan konsep; teori dan kesimpulan pada penelitian kuantitatif dilakukan dengan metode deduktif, sedangkan penelitian kualitatif menggunakan metode induktif. Teori dibangun dari bawah.
n.            Proses penelitian kuantitatif seyogyanya bebas dari pengaruh nilai, bebas nilai (value free), sedankan penelitian kualitatif mengakui tidak mungkin bebas dari nilai. (value bound).
o.            Dalam menulis laporan hasil penelitian, peneliti kuantitatif lazimnya bermain dengan tabel-tabel data, analisis statistik dan grafik, sedangkan peneliti kualitatif bermain kata untuk menyampaikan makna.
p.            Pekerjaan kuantitatif didasatkan pada ”realistik epistimology” yang beranggapan bahwa apa yang dikatakan sebagai suatu ”truth” itu persis sama dengan benda atau kenyataan yang sebenarnya, karena suatu kesimpulan yang dibuat harus benar-benar akurat dan menyimbulkan realitanya. Berbeda dengan konsep itu, pekerjaan kualitatif bersifat ”idealistic” yang berpandangan bahwa kita tidak mungkin mampu menyimbulkan realita itu, karena realita itu jumlahnya mungkin sama dengan jumlah orang. Dengan kata lain, setiap orang punya realita sendiri (Smith).

2.       Dalam penelitian baik kuantitatif maupun kualitatif pasti ada BAB Tinjauan /Kajian Pustaka. Apa yang seharusnya dimuat dalam BAB tersebut? Jelaskan!

Peninjauan Pustaka dalam Penelitian, biasanya dilakukan setelah peneliti berhasil merumuskan masalah penelitian, menetapkan tujuan dan manfaat penelitian. Tinjauan pustaka penelitian tujuannya untuk memperoleh gambaran tentang tinjauan teori kaitannya dengan masalah yang diteliti atau variabel utama penelitian, landasan teori yang digunakan, kerangka konsep dan hipotesis penelitian. Dengan demikian, yang seharusnya di muat dalam BAB tersebut adalah berupa landasan teori, kerangka penelitian, dan hipotesis penelitian yang berhubungan dengan masalah dan tujuan penelitian.


3.       Dalam penelitian kualitatif sering disebutkan peneliti adalah instrument utama dalam penelitian, jelaskan pernyataan tersebut apa maksudnya!

“Peneliti adalah intrumen utama dalam penelitian” maksudnya adalah  peneliti merupakan alat penelitian yang utama yang dapat langsung melakukan pengumpulan data, menganalisanya, melakukan refleksi secara terus menerus, dan secara gradual “membangun” pemahaman yang tuntas tentang sesuatu hal yang diteliti. Di mana  peneliti dapat langsung melihat, merasakan, dan mengalami apa yang terjadi pada subjek yang ditelitinya. Dengan demikian, peneliti akan lambat laut “memahami” makna-makna apa saja yang tersembunyi di balik realita yang kasat mata (verstehen). Ini adalah salah satu tujuan yang hendak dicapai melalui penelitian kualitatif. Dalam hal ini peneliti akan mngeluarkan seluruh kemampuannya baik yang berupa alat indra, kecerdasannya maupun kemempuan mungumpulkan data

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar